NASIB SIALMU, HIGUAIN
Tidak ada yang lebih menyakitkan
daripada kalah berkali kali di laga final liga eropa. Kesialan ini tidak hanya
dialami oleh klub besar Juventus, melainkan dialami oleh striker internasional
Argentina yaitu Gonzalo Higuain.
Final Liga Champions yang dihelat
di Cardiff pada waktu Minggu (4/16/2017) dinihari kemarin, menjadi final
ketujuh yang dialkoni Higuain. Bahkan ketujuh final tersebut dilakoninya dalam
kirin waktu enam tahun terkahir ini.
Dari data tersebut artinya Higuain
selalu tampil di laga final setiap musimnya, baik dalam klub maupun dalam laga
internasional.
Juventus berharap dengan
mendatangkan Higuain bisa mendatangkan gelar gelar yang lebih banyak lagi.
Bahkan Higuain diyakini sebagai striker top yang memiliki naluri gol yang
sangat tajam, hal itu bisa dibuktikan dengan raihan gol sebanyak 36 gol di
Serie A musim lalu.
Dalam kompetisi domestik Higuain
mampu membawa Juventus meraih gelar Serie A dan Coppa Italia. Akan tetapi
impian untuk menjuarai Liga Champions harus pupus setelah kalah telak 4-1 oleh
Real Madrid dalam laga final.
Tak Cuma gagal mendapatkan raihan
trofi Liga Champions, bahkan penampilan Higuain tampil tidak memuaskan
sepanjang laga tersebut. Sepanjang 90 menit ia Cuma hanya mampu melesatkan tiga
attemps dalam pertandingan tersebut.
Kekalahan ini pun memperpanjang
rekor buruk yang dialami Higuain dalam laga final terakhirnya. Yang dimulai
dari Final Piala Dunia tahun 2014, ketika itu dikalahkan oleh Jerman 0-1, lalu
final Copa America 2015 yang dikalahkan oleh Chile. Setahun berselang kembali
tampil di laga Final Copa America Centenario hasilnya pun sama kalah dengan
Chile lewat adu babak Pinalty.
Itu artinya dari tujuh partai
final yang dilakoni hanya tiga yang mampu dilaluinya. Akan tetapi final final
yang dimenanginya tak selevel dengan empat kekalahan yang dilaluinya. Higuain
hanya memenangkan laga Final Copa Del Rey, dan Coppa Italia.
Tak hanya itu, Higuain tak mampu
membukukan gol sama sekali di lebih dari 400 menit berada di atas lapangan dengan
empat kali sebagai starter. Sungguh laga Final yang sial Higuain.
Comments
Post a Comment